CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Aseriquays

Foto saya
-computer said- Hello! there's one messages! : ( a girl sound ) " hi! diah's here. thx for visit my blog ya! i'm thirteen and contact me at : ddrr.dee@hotmail.com so avaroku_ddrr@yahoo.com. oyea, hope you enjoy yaa and i'm very thanked if you give some comment " -computer said- leave messages for reply. thankyou

my zodiak

November 09, 2008

A I R M A T A

Seringkali ketika sesuatu terjadi di luar rencana, harapan, dan keinginan lewat tak tertangkap barulah manusia mengingat Dia. Sadar dirinya tak mampu berbuat apa-apa, jika Allah sudah berkehendak. Saat itu biasanya ,manusia menangis atau berkeinginan untuk menangis. Namun, tak lama bila ada harapan dan keinginan yang terwujud, maka tertawalah dan lupa lagi kepada Sang Pemberi Harapan.

Amat biasa, manusia menangis , melelehkan airmatanya, ketika merasa hancur, tujuannya gagal, harapannya kabur, dan cita-citanya berantakan. Atau, apabila yang telah diupayakannya mengalami kebuntuan dan seolah tiada harapan lagi. Menangis adalah cara Allah menunjukkan kekuasaan dan ke maha besaran-Nya. Air mata itu mungkin saja diciptakan untuk menyadarkan manusia agar senatiasa mengingat-Nya. Titik-titik air bening dari kelopak mata itu biasa jadi adalah teguran Allah terhadap riak kenistaan yang kerap mewarnai kehidupan ini.Semestinya, tangisan meluluhkan bongkah-bongkah keangkuhan dalam dada, hingga timbul kesadaran hanya Dia yang berhak berlaku sombong. Air mata itu akan melelehkan pandangan mata dari meremehkan orang lain dan semakin menjernihkan kacamata untuk ,lebih bisa melihat ke maha besaran dan kekuasaan Allah, Tuhan Yang Maha Esa. Titik-titik bening itu akan membersihkan debu-debu pengingkaran yang menyesaki kelopak mata yang menjadikan sering kali lupa bersyukur atas segala nikmat pemberian-Nya.

Semestinya pula, melelehkan air maat membuat hati tetap basah oleh ke-tawadlu-an, qona’ah, dan juga cinta terhadap sesama. Air mata menjadi penyadar bahwa apapun yang kita upayakan semua tergantung pada-Nya. Tak ada yang patut disombongkan pada diri di hadapan sesama apalagi di depan Dia. Air mata akan mengantarkan kita pada kekhusyukan.

Bersyukurlah bila masih bisa meneteskan air mata, Namun, air mata menjadi tak ada artinya jika setelah tetes terakhir, tak ada perubahan apa pun dalam langkah kita. Tak akan ada hikmahnya, bila kesombongan masih menjadi baju utama kita.

1 komenss:

Wijaya Kusumah mengatakan...

Terima kasih atas tausyiahnya. Saya mengeluarkan air mata ketika membacanya. Semoga kita menjadi orang yang bertakwa.

MESSAGES